Banjir di Malaysia dan Thailand Tewaskan 24 Orang


Kuala Lumpur, CNN Indonesia -- Banjir terburuk di Malaysia dalam lebih dari satu dekade terakhir telah menewaskan 10 orang dan memaksa hampir 160 ribu orang mengungsi dari rumah mereka.

Daerah yang paling parah terkena banjir adalah di Kelantan dan di wilayah timur laut Semenanjung Malaysia. Lima korban yang tewas di antaranya berasal dari daerah tersebut.

Sementara di perbatasan Thailand selatan, 14 orang tewas akibat banjir yang dimulai sejak pertengahan Desember lalu.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengunjungi beberapa daerah paling parah akhir pekan ini, setelah kembali dari liburan di Hawaii pada Jumat (26/12).

Najib dikritik karena ketidakhadirannya saat bencana, setelah dirinya tampak dalam foto bermain golf bersama Presiden Barack Obama.

Wilayah timur laut Malaysia dan selatan Thailand merupakan wilayah yang seringkali dilanda banjir selama musim timur laut tahunan, tetapi tahun ini hujan yang turun lebih deras dari biasanya.

Pemerintah Malaysia mengatakan pada Minggu (28/12) hujan di Kelantan dan Thailand Selatan setidaknya masih akan berlangsung selama seminggu ke depan.

Seorang pejabat di perbatasan kota Sungai Kolok di selatan Thailand mengatakan bahwa akan memakan waktu hingga dua hari untuk menunggu ketinggian air turun sehingga perbatasan dapat dibuka kembali.

Pemerintah Malaysia telah mengumumkan anggaran sebesar US$14,31 juta yang dialokasikan untuk membantu korban.

0 Response to "Banjir di Malaysia dan Thailand Tewaskan 24 Orang"

Post a Comment